Meski Sakit Franky Beri Masukan Ke Pemerintah

Author - August 16, 2010

Meski Sakit Franky Beri Masukan Ke Pemerintah. Akuat Supriyanto, utusan Presiden Republik Indonesia, Minggu (15/08), mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Franky Sahilatua yang menderita kanker tulang sumsum segera sembuh.
Meski Sakit Franky Beri Masukan Ke Pemerintah
“Presiden memberi dukungan kepada Franky agar cepat sembuh, mengingat penyanyi kelahiran Surabaya itu kerap memberikan kritik positif yang menginspirasi pemerintah untuk lebih memahami dinamika publik,” kata Akuat yang baru-baru ini menemui Franky dengan membawa surat dari Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana.

Akuat sempat berbincang lama dengan penyanyi balada senior yang terbaring di ruang perawatan General Hospital Singapura. Franky telah menjalani operasi kecil pengambilan sampel tulang serta serangkaian pemeriksaan seperti bioskopi tulang dan endoskopi.

Penyakit yang diderita pelantun lagu Perahu Retak itu membuatnya harus menjalani kemoterapi rutin, mungkin hingga berbulan-bulan. Franky pun merasa kaget karena besarnya simpati masyarakat terhadap dirinya.

“Mungkin karena selama ini aku berusaha ikhlas, menerima berapapun yang diberikan orang yang mengundangku nyanyi, jadi mereka ingat sama aku,” ujar Akuat Supriyanto yang menirukan ucapan Franky.

Franky, menurut Akuat, selain mengucapkan terima kasih atas perhatian Presiden, juga sempat menyampaikan masukan kepada pemerintah. Dia mengingatkan gagasan lamanya agar Presiden dapat menjadi Bapak Kemakmuran Rakyat, bukan Bapak Pembangunan.

Pembangunan, menurut Franky hanya sebuah titik tolak, tetapi kemakmuran adalah tujuan akhirnya. Pembangunan tanpa visi kemakmuran hanya akan berorientasi pada proyek. “Franky minta paradigma ini dipegang oleh seluruh anggota kabinet,” ungkap Akuat.

Franky mengaku menangis ketika menyaksikan perayaan Hari Nasional Singapura, 9 Agustus lalu, dari tempat tidurnya. Ia melihat wajah-wajah ceria rakyat Singapura, yang mengingatkannya akan mimpinya mengenai kemakmuran rakyat Indonesia.

“Suasana seperti inilah yang diinginkan Franky untuk Indonesia. Sebuah perayaan kemerdekaan dalam kondisi makmur,” kata Akuat.

Akuat mengemukakan pemerintah memberi apresiasi atas perhatian Franky yang 16 Agustus 2010 berusia 57 tahun itu terhadap kemajuan bangsa. Pemerintah menyemangatinya agar cepat sembuh dengan membuat kejutan di hari ulang tahun pencipta lagu Kemesraan itu.

Comments Closed

Comments are closed.